Motivasi Hidup Sukses dan Bahagia

LAMPU HIJAU KEHIDUPAN

Setiap orang menanti kapan datangnya lampu hijau itu. Sebuah situasi dimana kita bisa melaju kembali.

 

motivasi hidup sukses
motivasi hidup sukses oleh nardi hidayat

MOTIVASI HIDUP SUKSES YANG SEJATI

Motivasi Hidup Sukses itu sebetulnya sangatlah mudah.

Yang perlu kita lakukan adalah memahami bagaimana cara memanfaatkan lampu hijau di dalam kehidupan kita dan memaksimalkan keadaan saat lampunya berwarna merah.

Untuk membahas mengenai lampu hijau kehidupan saya akan mengajak anda sejenak berimajinasi dan membayangkan sebuah Pendakian menuju puncak gunung.

Pendakian menuju Puncak dengan berbagai hal yang akan kita temui selama proses pendakian tersebut.

SIMULASI PENDAKIAN

Saya percaya bahwa hidup itu seperti halnya kegiatan mendaki gunung. Bagi yang sudah pernah mendaki gunung pasti memahami bahwa kontur gunung itu beragam.

Memang kalau dari istilahnya adalah mendaki namun adakalanya kita bertemu dengan cekungan dan juga dataran.

Kalau ditanya mengapa kalian mendaki gunung, jawabannya tentu beragam, dari mulai yang mencari ketenangan, tantangan, sampai dengan menemukan keindahan.

Proses inilah yang membuat saya menyadari bahwa pendakian gunung ini mirip dengan hidup kita dan target pencapaiannya yang juga beragam dan berbeda.

Lampu hijau kehidupan adalah saat dimana kita diijinkan atau bisa mendaki kembali, dalam pendakian ada berbagai situasi yang membuat kita harus berhenti dan sejenak beristirahat.

Saat kita berhenti bisa dikatakan kita sedang diberikan lampu merah, dan tentunya kita menanti kapan saatnya lampu hijau itu akan menyala.

Artikel ini diperuntukan bagi anda yang memiliki tujuan hidup dan ingin sekali mencapainya.

 

LAMPU MERAH ITU PENTING

Lampu merah itu tidak kalah pentingnya dibandingkan dengan lampu hijau.

Justru dengan adanya lampu merah, sejatinya kita diberikan kesempatan untuk beristirahat menata kembali fokus dan konsentrasi, sebelum akhirnya mendaki kembali.

Sekalipun demikian pada prakteknya banyak orang yang membenci adanya lampu merah.

Mereka berharap dapat terus melaju dan segera sampai ke puncak. Saya tidak tahu apakah karena ingin segera sampai ataukah ada alasan yang lain.

Yang ingin saya ingatkan disini lampu merah dalam kehidupan itu pasti ada , pasti akan datang, mau atau tidak mau.

 

ILMU MEMANFAATKAN LAMPU MERAH

Kembali dalam pendakian gunung, kondisi saat lampu merah menyala, atau istirahat menentukan sekali apakah anda bisa sampai ke puncak atau tidak.

Seseorang yang mampu memanfaatkan waktu istirahat dengan sebaik mungkin tentunya akan jauh lebih mampu untuk melaju dengan baik saat lampu hijau datang dibandingkan yang tidak.

Rahasia memanfaatkan lampu merah ada pada kemampuan anda untuk memberikan nilai terhadap situasi yang yang terjadi.

Memaknainya sebagai penghambat akan membuat anda banyak mengeluh dan tidak menikmatinya. Sementara memaknainya sebagai waktu beristirahat akan jauh membuat anda lebih baik.

Banyak sekali orang gagal dalam mendaki, tidak mencapai puncak, atau mencapai puncak dalam keadaan sakit, karena dia gagal memaknai lampu merahnya pendakian tersebut.

LAMPU HIJAU KEHIDUPAN KITA

Didalam kehidupan kitapun juga sama, sesekali alam semesta akan meminta kita untuk sejenak beristirahat, seakan susah untuk berlari dan sulit untuk melangkah.

Pertanyaannya apa yang kita lakukan saat lampu merah itu datang, bersiap sembari berbenah, atau justru melakukan hal-hal yang membuat kita tidak siap saat lampu hijau itu datang.

Ada contoh demikian :

Sama-sama didalam sebuah masalah (dibaca lampu merah kehidupan)

  1. ada orang yang memilih memperdalam ibadahnya, terus belajar dan bersiap-siap dengan keyakinan suatu saat lampu hijau akan menyala untuk dirinya,
  2. namun ada pula yang justru menganggap Tuhan jahat, melakukan hal-hal yang memberikan kesenangan semu (mabuk-mabukan dll).

Dari dua contoh diatas silahkan anda renungkan yang mana yang bisa melaju dengan lebih baik?

MENGAPA GUNUNG

Gunung adalah ilustrasi yang paling tepat untuk menggambarkan kehidupan yang memiliki target atau tujuan. Puncak adalah tujuannya, dan didalam prosesnya ada banyak lampu merah yang membuat kita berhenti.

Poin indahnya ilustrasi ini adalah dalam pendakian :

TIDAK PERDULI SEBERAPA BANYAK LAMPU MERAH, TURUNAN, CEKUNGAN ATAUPUN MASA ISTIRAHAT, KALAU ANDA MAU BERPIKIR JERNIH SEJATINYA ANDA TERUS NAIK, TIDAK ADA TURUNAN DIDALAM PENDAKIAN YANG MEMBAWAMU KEMBALI KE DASAR.

Yang berbahaya adalah justru saat anda sampai puncak, banyak orang gagal karena merasa telah sampai ke puncak dan akhirnya kehilangan motivasi hidup suksesnya (Kita akan bahas ini dilain kesempatan)

Saran Saya :

Bagi siapapun yang membaca ini, dan sedang berada didalam sebuah masalah (dibaca : lampu merah kehidupan) renungkan bahwa masalahmu hari ini,selalu lebih dari masalahmu kemarin.

Artinya posisi kalian sekarang sudah jauh lebih tinggi dari posisi sebelumnya.

AKHIRNYA

Bersyukur itu tidak susah, karena sejatinya kita selalu naik dan tidak pernah turun.

Sejatinya motivasi hidup sukses terbaik adalah saat anda bisa melaju sekencang mungkin saat lampu hijau, dan tetap bersyukur serta bersiap saat lampu mendadak berwarna merah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *